Tag Archive | "undip"

Mahasiswa Undip Juarai MITI Award 2011

Tags: , , ,

Mahasiswa Undip Juarai MITI Award 2011

Posted on 01 December 2011 by admin

Dengan Tema “Pemuda Sebagai Agen Perubahan Berkontribusi dengan Inovasi”, acara penganugerahan kepada mahasiswa yang berprestasi, memiliki integritas kepibradian yang tinggi, visioner dan kontributif ini diharapkan dapat memicu lahirnya mahasiswa-mahasiswa yang kompeten, profesional, kontributif dan berakhlak mulia dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat.

Mahasiswa Universitas Diponegoro berhasil memenangkan MITI Award Tingkat Nasional yang berlangsung bersamaan dengan Seminar Nasional “Peran Riset dan Pendidikan dalam Meningkatkan Daya saing Bangsa” yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia dan MITI pada minggu, 27 November 2011 di Bandung, Jawa Barat.

Kembali untuk kali ke 3 ajang tahunan bergengsi, Masyarakat dan Ilmuwan Teknolog Indonesia (MITI) AWARD 2011 secara resmi diluncurkan. Kegiatan yag mendapat dukungan penuh dari MITI (Masyarakat dan Ilmuwan Teknolog Indonesia) Mahasiswa ini melibatkan stakeholder yang terkait yaitu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

MITI AWARD 2011 diselenggarakan untuk memicu lahirnya mahasiswa- mahasiswa yang kompeten, profesional, kontributif dan berakhlak mulia dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat. Sehingga ditekankan bahwa mahasiswa yang mengikuti ajang MITI AWARD 2011 ini adalah mahasiswa yang berprestasi secara akademik, aktif berorganisasi,berperilaku baik (integritas kepibradian yang tinggi) serta kontributif bagi masyarakat di sekitarnya.

Rangkaian kegiatan MITI AWARD 2011 ini dimulai dengan penyeleksian Tahap I dan Tahap II di tujuh wilayah(Sumatera bagian Utara, Sumatera bagian Selatan, Jabar -DKI Jakarta, Jateng-DIY, Jatim-Nusa Tenggara-Bali,Kalimantan,Sulawesi) untuk kemudian diseleksi di tingkat Nasional. Penyeleksian tersebut adalah berupa seleksi administrasi dan seleksi penulisan essai dan wawancara yang selanjutnya presentasi karya tulis (essay) dalam bahasa Inggris.

Mahasiswa yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah Tri Wahyudi (Fakultas Teknik UNDIP) yang memperoleh peringkat 1, disusul oleh Muhammad Zukir (UNP) di peringkat 2 , Rizkia (UGM) peringkat 3 dan Sony (ITS) di posisi ke 4 . Seleksi yang berlangsung di Auditorium FPTK UPI itu berlangsung dengan 2 sesi seleksi dengan 3 juri yaitu Ibu Ana dosen UPI, Yuda Achdiyani ketua departemen PI (Pendayagunaan IPTEK) MITI Mahasiswa dan Retno Widiastuti (Indonesia Megajar, Jaringan Kemitraan MITI Mahasiswa). Pertama, setiap peserta harus menyampaikan tema “Pemuda Sebagai Agen Perubahan Berkontribusi dengan Inovasi” dengan berbagai macam metode penyampaian dan dilanjutkan dengan tanya jawab oleh dewan juri. Sesi kedua, setiap peserta akan mengambil undian gambar dari panitia dan harus mendeskripsikan gambar terebut. Bahasa komunikasi yang disyaratkan adalah bahasa Inggris.

Puncak rangkaian kegiatan MITI Award 2011 adalah penganugerahan hadiah berupa Uang pembinaan, tropi dan sertifikat di GIPI (Gebyar Inovasi Pemuda) 2 MITI Mahasiswa di Universitas Indonesia bulan Januari 2012. 

MITI Mahasiswa mengucapkan selamat kepada para pemenang, semoga Prestasi dan Semangatnya memberikan inspirasi kepada mahasiswa yang lain sehingga mampu mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat. Aamiin.

Comments (0)

Tags: , , ,

Menguak Dunia Nanoteknologi: Inovasi Aplikasi dalam Industri (Catatan Kecil Temu Wilayah JADIY)

Posted on 21 November 2011 by admin

Sabtu (12/11), Research Incubator Center FMIPA Undip mengadakan seminar nasional dan pameran inovasi tentang Nanoteknologi di gedung Prof. Sudarto, Tembalang. Acara ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Undip saja, melainkan mahasiswa di luar Undip, seperti UGM, Unnes, dan UNS turut antusias atas tema seminar nasional yang diangkat. Berbagai mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu turut hadir di sini. Acara dibuka oleh Dr. Muhammad Nur, DEA, selaku Dekan FMIPA yang turut berperan pula sebagai peneliti.

Pembicara berkompeten seperti Drs. Suharna Surapranata, MT selaku Menteri Ristek RI (2009-2011) turut menyedot perhatian peserta. Selain itu, Dr. Warsito, M.Eng sebagai Ketua MITI yang mendapatkan hak paten Tomograf 4 D di NASA USA, CEO Edwar Technology bertindak sebagai pembicara kedua. Peneliti lain, Dr. Nurul  Tafiqu Nur Rahman, M.Eng turut berperan sebagai pembicara ketiga dan Prof. Dr. Harianto Haridjasaputra, guru besar teknik sipil Undip sebagai pembicara keempat. Seluruh pembicara berkolaborasi dan berdiskusi mengenai dunia nanoteknologi, suatu strategi pengembangan inovasi aplikasi riset dalam industri.

Teknologi berkembang dari masa ke masa. Semakin canggih sifatnya, maka akan semakin mempermudah pekerjaan manusia. Hal ini tidak terlepas oleh rasa keingintahuan yang tinggi dari seorang peneliti untuk menemukan inovasi baru dalam teknologi. Nanoteknologi adalah teknologi pada skala nanometer, atau sepersemilyar meter. Ukuran nanometer dapat dibayangkan ukuran sehelai rambut (kira-kira 50 mikrometer) dan satu nanometer adalah seperseribu mikrometer, atau kira-kira sama dengan diameter rambut kita yang telah dibelah 50.000 kali. Nanoteknologi menjadi penting dalam dunia rekayasa karena manusia berusaha untuk mengintegrasikan suatu fungsi atau kerja dalam skala ukuran yang lebih kecil dan lebih kecil sehingga memperkecil energi yang diperlukan dan mempercepat proses produksi.

Human Resources in Nanotechnology (KRT, 2009), dari total 620 peneliti di Indonesia, peneliti yang terbesar berasal dari LPND (47%), selanjutnya peneliti dari Universitas (46%), peneliti dari kementrian (4,5%), dan industri (2%). Bapak Suharna menjelaskan perlu adanya hubungan peran yang harmonis antara nation’s player: pihak pemerintah, dukungan usaha/ industri, serta masyarakat dalam mengembangkan teknologi. Ironisnya, baru 2% industri yang memanfaatkan inovasi yang tinggi. Apa yang dimiliki oleh inovator belum diterapkan sepenuhnya oleh dunia industri. Bangsa Indonesia tidak perlu pesimis atas peringkat daya saingnya yang masih jauh di atas rata-rata. Keunggulan kompetitif perlu dikembangkan dan peran dari nation’s player harus seimbang dan mampu menghubungkan titik-titik peluang yang ada.

From Lab to Market

Pengembangan nanoteknologi dari riset menjadi pemasaran industri memang memerlukan sebuah pengorbanan ‘darah’ dan ‘air mata’. Hal ini dijelaskan oleh Dr. Warsito, M.Eng, mengingat pengalaman beliau dalam merintis pembuatan 32 CH online, 4D ECVT hingga mendapatkan hak paten di NASA USA. Sebuah penghargaan besar bagi Indonesia berkat karya putra bangsa yang cemerlang di bidang nanoteknologi. Beliau turut menjelaskan tidak sesuatu yang instant atau tiba-tiba. Sebuah inovasi memiliki harga pengorbanan yang tak bisa diukur oleh materi.

Sebuah riset dapat dikatakan sebagai technopreneurship jika memiliki nilai jual/ nilai tambah. Kiat-kiat technopreneurship menurut ilmuwan yang satu ini antara lain bold will (keinginan yang amat kuat), defined offer (kontribusi yang real), due dilligent (menyelesaikan produk dengan finishing yang sempurna), dan sacrifice (nilai pengorbanan).  Tantangan start up entrepreneur berbasis inovasi perlu dikaji dalam forum ilmiah internasional, forum interaksi dengan industri, motivational educational, infrastruktur dasar dan legal formal.

Bapak Warsito mencontohkan tokoh Steve Jobs, pendiri perusahaan Apple dan Pxsar Inc yang sempat putus sekolah lantaran masalah biaya serta didepak oleh saham perusahaannya sendiri karena alasan perilakunya yang irrasional namun ia dapat bertahan dan berkembang maju pesat akibat pemikiran baru yang dihasilkan. Beliau menjelaskan, “Kondisi adalah sebuah proses yang membuat Anda harus membuat pilihan. Hal yang menjadikan kita besar adalah karena kita belajar. So, jangan berhenti belajar meski kita sudah tergolong orang ‘besar’.”

Nanoteknologi sebagai cabang baru teknologi populer sedang dikembangkan dan diharapkan sebagai ruang pencerahan dalam pengembangan industri di Indonesia. Pada kenyataannya, produk dengan sentuhan nanoteknologi sudah banyak dimanfaatkan dan terdapat > 1000 jenis produk mulai dari aplikasi nanoteknologi di bidang proses pengolahan makanan, pertanian, kosmetik, konstruksi, medical and healthcare, dsb. Bapak Nurul mencontohkan produksi yang dibuat beliau sendiri seperti herbal nano; kopi nano, temulawak nano, dan daun kumis kucing nano yang telah digunakan oleh berbagai macam industri dan diekspor ke mancanegara. Herbal nano merupakan satu-satunya produk nanoteknologi dunia yang dirintis oleh beliau. Di sisi lain, Guru Besar Undip, Bapak Harianto mencontohkan produknya, Ultra High Performance Concrete (UHPC) aplikasi dalam struktur beton yang ramping, ringan serta penghematan energi.

Dalam acara diskusi, saya menanyakan tentang rokok herbal yang memanfaatkan nanoteknologi. Meski menimbulkan pro dan kontra tentang kehadiran rokok herbal, produk rokok herbal dalam skala ilmiah dinilai positif karena mengurangi radikal bebas bagi yang menghisap dan aroma terapi bagi yang menghirup. Namun sayang, daya jangkau masyarakat (terutam bagi pecandu rokok) masih rendah untuk mengkonsumsi rokok herbal karena belum dipasarkan secara luas dan harga rokok relatif mahal. Saya masih penasaran tentang peran pemerintah terhadap produk-produk nanoteknologi yang masih dicap ‘ekslusif’ sehingga belum dikonsumsi oleh masyarakat luas. Bagaimana cara untuk mengaplikasikan nanoteknologi dalam setiap industri sehingga dapat dimanfaatkan secara luas? Yap. Memang benar, perlu proses yang panjang dan pengorbanan besar seperti yang diuraikan oleh Bapak Warsito.

Dalam penutup seminar, Bapak Nurul menjelaskan perkembangan isu nanoteknologi dalam lima tahun terakhir sangat pesat dan dalam waktu dekat Indonesia akan memasuki ‘era nano’, di mana produk-produk nano membanjiri pasar nasional. Perhatian pemerintah dan swasta mulai intens dengan memfokuskan strategi percepatan penerapan nanoteknologi di industri nasional. Dukungan pemerintah baik berupa kebijakan dan insentif harus segera diberikan dalam rangka mengawal pertumbuhan industri nano di Indonesia.

Penulis & Foto: Ania Maharani 

Comments (0)

390186_104124976368880_100003141340593_21580_1049603961_n

Tags: , , ,

Seminar Nasional dan Pameran Inovasi Nanoteknologi

Posted on 08 November 2011 by admin

 

 

Nanoteknologi terus dikembangkan oleh banyak negara di dunia, baik itu untuk industri ( IT, elektronika, farmasi, otomotif, tekstil, oil, dll ) kedokteran, bangunan, energi, pengolahan limbah dl.

RESEARCH AND TECHNO DAY 2011 ” NANOTEKNOLOGI ” merupakan “event” yang sangat efektif untuk meningkatkan peranan akademisi, peneliti, pelaku industri dan pemerintah untuk mengembangkan NANOTEKNOLOGI di Indonesia.

dalam acara RESEARCH AND TECHNO DAY 2011 ini akan diadakan SEMINAR NASIONAL NANOTEKNOLOGI, PAMERAN RISET DAN PRODUK NANOTEKNOLOGI, LKTI NASIONAL serta LAUNCHING NASAFOR ( NANO SAINS FORUM ) UNDIP. Continue Reading

Comments (0)

332969_1576178140713_1723380252_802875_990738185_o

Tags: , , ,

Electrical Inovation Award 2011

Posted on 05 November 2011 by admin

Electrical Inovation Award merupakan salah satu rangkaian E-Fest (Electrical Festival) dimana nantinya akan menampilkan karya-karya dalam bidang teknologi hasil karya mahasiswa dan siswa/i SMA.  Continue Reading

Comments (0)

338321_2257433356374_1264579581_32210120_491428405_o

Tags: , , ,

RESEARCH AND TECHNO DAY 2011

Posted on 05 November 2011 by admin

RESEARCH AND TECHNO DAY 2011
______________________________​_____________________________

Seminar Nasional dan Pameran Nanoteknologi
“Strategi Pengembangan Nanoteknologi di Indonesia dan Aplikasinya dalam Industri”

Speaker :
1. Drs. H. Suharna Surapranata, M.T (Mantan Menristek RI Kabinet Indonesia Bersatu II, Pembina Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia)
2. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng (Ketua Masyarakat Nano Indonesia)
3. Prof. Dr. -Ing. Harianto Hardjasaputra (Guru Besar Teknik Sipil UPH, Ahli Beton Berteknologi Nano)
4. Dr. Agus Subagio (Dosen FMIPA UNDIP, Peneliti Material Carbon Nano Tube)
5. Manager R&D Pura Group Kudus

Continue Reading

Comments (0)

Untitled2

Tags: , , ,

The Neuron Award: Research & Business (R&B)

Posted on 30 October 2011 by admin

Nama Lembaga: Research & Business (R&B)

Universitas: Universitas Diponegoro (Undip)

Tahun Berdiri: 2008

Nama Ketua/CP: Purbo Adi Wicaksono/ 085640376103

Alamat Sekretariat/Telepon:

PKM Tembalang Jl. Prof. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang 50241 / Telp. 085640376103

Email /Website:

risetbisnis@undip.gmail.com/ www.risetbisnis.undip.ac.id Continue Reading

Comments (95)

Advertise Here
Advertise Here